Rinduku

Apr
2011
14

posted by on Personal

No comments

Abah, setiap mendengar suaramu walau hanya melalui telephone, sekejap rasa rinduku kembali terlecut, seperti saat ini aku sedang merindukan abah, rindu pelukanmu, rindu dengan lelucu yang sering engkau lontarkan disaat kami sekeluarga berkumpul untuk makan malam, rindu saat saat bersama membersihkan rumah di hari libur, rindu pada abah yang selalu menggendongku jika aku tertidur di depan meja televisi, rindu abah yang selalu mengajakku tiap pagi bersepeda santai di pinggir sawah , sungai serta menyelusuri jalan desa. Abah, aku rindu… aku salut dengan abah yang sangat menyayangi mama, setiap mama sakit abah setia melayani mama, beruntung sekali mama punya suami seperti abah, abah tidak pernah pernah marah yang berlebihan, jika abah marah atau kesal abah hanya diam, lalu pergi dan pulang lagi sudah tidak ada kemarahan di hatinya. Pendiam, sabar dan penyayang itulah abahku. Mama, walau mama memang agak otoriter, (tapi sudah tidak, semenjak kami beranjak dewasa), mama sangat menyayangi aku dan adik adikku. Setiap malam nama nama kami selalu menghiasi dalam setiap lantunan doanya. Tidak putus putusnya beliau mendoakan kami agar kami sukses di kemudian hari.
Biasanya pulang dari pasar mama membawakan resoles dan martabak kesukaanku, atau jika aku memang sedang di rumah, mama selalu memasak, makanan kesukaanku “rendang telor”.

Mama, abah jaga kesehatan ya, aku akan selalu berdoakan agar mama dan abah sehat, di beri panjang umur, hingga kalian bisa melihatku dewasa, bisa melihat pernikahanku, bisa melihat anak anak ku, dan kita bisa berkumpul bersama. Ingin sekali itu terwujud, Amin Ya Robb. Rinduku ini tidak hanya ku toreh untuk mama dan abah, tapi untuk Devi adik bungsuku yang selalu iri dengan Tiara (anak ke empat), haha… Devi selalu merasa Tiara lebih cantik darinya. Memang tidak dipungkiri, Tiara paling cantik di antara kami bertiga #akukalahcantik, walau Tiara agak kecoklatan kulitnya tapi Tiara sangat manis dan pemalu, sifat pemalunya membuat dia terlihat bertambah manis. Namun walau Devi kalah cantik, aku salut dengan adikku yang satu ini, Devi sungguh dewasa, diusianya yang masih kecil dia sudah bs menyikapi dan menyadari kondisi orang tua, benar benar salut, Devi pintar di sekolah dan selalu aktif di berbagai organisasi, ya Devi memang agak cerewet dan agak Tomboy :D , Jika aku pulang ke rumah, Devi dan Tiara selalu berebutan aku, hihihi…dalam hal apapun, baik ngobrol, jalan jalan, masak masak dan makan bareng, hehe mungkin mereka kangen kebersamaan dengan ku yang sering pergi jauh dan jarang pulang #lebay.

Saat kami bertiga ribut ribut, biasanya Feri selalu datang dengan tampang cool seperti gaya boyband, mengulurkan tangannya untuk mencium tanganku. lalu setelah itu pergi lagi, tapi jika aku sudah tidak lagi bersama dengan Tiara dan Devi, Feri datang untuk bercerita denganku, selalu aku tanyakan bagaimana sekolahnya terutama pelajaran di sekolah, Feri tergolong yang berprestasi di sekolahnya. walau Feri adalah adekku yang paling bandel, tapi semakin besar dia menjadi adik yang paling nurut sama aku #ilikethis, walau dulu waktu dia masih kecil bandel banget, rambutku sering di jambak, mataku pernah bengkak gara gara di lempar pake sendok, tangan kakiku biru biru karena sering di pukul. Tapi itu kenakalan anak kecil yang memang belum ketemu nalarnya, hehe, sekarang kalau disindir sindir dulu sepert apai nakal dia wajahnya pasti selalu terlihat merasa bersalah, aku maafkan kamu adiiku yang paling ganteng (dia selalu mengaku ngaku paling ganteng satu sekolahan, sampe cewe cewe pada naksir dan klepek klepek) hehe… Yang terakhir adekku Arif, walau sering aku dan arif berselisih pendapat, tapi aku tetap sayang arif, sering kami berselisih pendapat, ya .. saudara kandung kadang ada salah satunya yang berbeda jalan pikirannya, tapi bagaimana pun aku sayang arif, arif selalu mengalah kepada siapapun, bahkan dengan akupun dia selalu mengalah, normalnya kakak yang mengalah sama adiknya yaaa, tapi tidak dengan arif, sebenarnya dengan adik adikupun lain mereka selalu mengalah, tepatnya mereka selalu mendahulu apa yang aku pengen, misal : jika aku sudah martabak , maka pertama yang di kasih dan diberi porsi paling banyak aku, itu bukan karena di suruh atau di minta tapi karena kesadaran mereka sendiri, itulah yang namanya kasih sayang, melakukan apa saja untuk orang yang disayangi :) .. Arif, sangat tertutup bila punya masalah hanya dia yang tahu dan tidak mau merepotkan orang lain. Arif anak yang paling mengerti kondisi orang tua dan aku sangat menyayangi keluargaku :)

Bersyukur sekali engkau memberikan keluarga yang harmonis, sederhana dan saling menyayangi satu sama lain, terimakasih ya ALLah… :)

Tags: ,

Leave a Reply